Selasa, 31 Desember 2013

Aku dan Sekalian Alam

Sunyi mu selalu bersuara di telinga ku
Mengucap semua jawaban untuk tanya ku
Memeluk dingin ku dengan gelap mu
Kau tak berkhianat walau lama aku tak menyapa
Hanya menunggu kapan kau bisa menyombongkan semuanya
Kau berharga untuk aku yang hanya bernilai besi dan baja
Aku butuh batang pohon yang sudah tak berakar
Dimana ia meringkuk tanpa perlu menunggu siapapun datang memungutnya
Aku butuh jejak kaki penyelamat terang
Dimana ia selalu membawa ku melepas pikiran
Aku butuh kesunyian siang mu
Aku butuh waktu mu
Aku butuh kau untuk seribu tahun lagi