Terasa hangat di punggung seorang lelaki,
ia terbangun dan memulai semuanya
Ia berlari mencari keindahan
Melompat, berteriak, kemudian lelah
sekali ia menatap matahari tepat di atas
kepalanya
Silau tak dapat dilihat, ia hanya memejam
Kemudian dilanjutkan segala urusannya dengan batu dan
kertas
Hingga sore datang
Ia lepas semua batu dan kertas yang menempel di tubuhnya
Ia luangkan waktu untuk menatap matahari sore
Ternyata disana yang ia cari selama ini
Indah hingga mampu melepas warna kelabu
Ia sadar keindahannya tinggal sesaat
karena sang matahari akan segera bergerak menuju gelap
Namun sang lelaki berjanji:
Tak peduli hujan apa yang turun dari langit
Tak peduli awan apa yang tebal menutupi
Ia akan terus menatap matahari
