Memilih atau menanti.
Pria terjaga dalam batinnya.
Bertanya kepada diam.
Berharap kepada malam.
Tersesat karena keingintahuannya.
Bintang tak menyapa.
Hanya saksi tak berpihak.
Berputar mengelilingi cemas.
Meledak saat terang mulai terbangun.
Tidak ada keadilan.
Hanya sang wanita yg menang.
Minggu, 09 November 2014
Rawamangun II
Sabtu, 23 Agustus 2014
Anugerah di balik kabut
Kenapa kau harus malu?
Bersembunyi dan menjauh dari hadapku
Menutup tebal cantiknya warnamu
Apa kau malu dengan tiang tiang besi itu?
Karena mereka berdiri tegap dengan percaya diri
Percaya mampu menangkap atensi tiap para penari yang lewat
Kau itu sudah ada sebelum waktu
Kau tidak perlu hiasan apapun
Malah kau menjadi hiasan di sudut tembok kota
Kau ratu disini dan selamanya
Jangan kau tunggu aku buta untuk menyapamu
Senin, 28 Juli 2014
Hari Raya
Ada yang
tidak berubah dalam perayaan hari ini.
Pada tempat, suasana dan kondisi yang berbeda, sesuatu ada yang tidak berubah. Rasa saat memulai hari yang dibilang hari baru, rasa saat menunggu ibadah ied dimulai, rasa saat kita memperhatikan sekeliling kita, melihat anak kecil yang tersenyum dengan bapaknya yang baru saja menyelesaikan salamnya, serta sang penceramah yang agak mengkerutan dahinya akibat berhadapan langsung dengan sinar matahari saat menyampaikan Ke-esa-an Allah.
Ada hal yang tidak berubah dari tiap perayaan ini. Mereka yang berkeliling kampung untuk bersalam salaman dengan semua warga, mengharapkan maaf yang memang sudah menunggu mereka dari petang kemarin. Anak - anak yang selalu menghitung uang hasil pemberian tetangga – tetangga mereka karena heran ternyata ada yang mendapat lebih banyak dari yang lain dan kita melihatnya dengan mata yang memandang jauh kebelakang saat kita masih seperti mereka. Ada hal yang tidak berubah dari tiap kebiasaan ini, seberapa lamapun kita hidup, hal hal ini akan tetap bisa kita rasakan kesamaannya.
Ada hal yang tidak berubah dalam setiap perayaan ini, Selamat Idul Fitri 1435 Hijriah.
Pada tempat, suasana dan kondisi yang berbeda, sesuatu ada yang tidak berubah. Rasa saat memulai hari yang dibilang hari baru, rasa saat menunggu ibadah ied dimulai, rasa saat kita memperhatikan sekeliling kita, melihat anak kecil yang tersenyum dengan bapaknya yang baru saja menyelesaikan salamnya, serta sang penceramah yang agak mengkerutan dahinya akibat berhadapan langsung dengan sinar matahari saat menyampaikan Ke-esa-an Allah.
Ada hal yang tidak berubah dari tiap perayaan ini. Mereka yang berkeliling kampung untuk bersalam salaman dengan semua warga, mengharapkan maaf yang memang sudah menunggu mereka dari petang kemarin. Anak - anak yang selalu menghitung uang hasil pemberian tetangga – tetangga mereka karena heran ternyata ada yang mendapat lebih banyak dari yang lain dan kita melihatnya dengan mata yang memandang jauh kebelakang saat kita masih seperti mereka. Ada hal yang tidak berubah dari tiap kebiasaan ini, seberapa lamapun kita hidup, hal hal ini akan tetap bisa kita rasakan kesamaannya.
Ada hal yang tidak berubah dalam setiap perayaan ini, Selamat Idul Fitri 1435 Hijriah.
![]() |
| Lebaran |
Minggu, 18 Mei 2014
Jangan pernah lepas pagimu
Apa yang Tuhan mau saat matahari terus tertutup awan mendung?
Apa yang Tuhan mau saat mata tak lekang oleh gelap malam?
Apa yang Tuhan mau saat kita harus berpindah tempat setiap hari?
Apa yang Tuhan mau saat ombak tak dijemput oleh pasir pantai?
Apa yang Tuhan mau saat tiang bumi ini selalu murka kapanpun angin mendekat?
Apa yang Tuhan mau saat anak Adam hanya inginkan cintanya tersampaikan tetapi tidak?
Apa yang Tuhan mau saat mata tak lekang oleh gelap malam?
Apa yang Tuhan mau saat kita harus berpindah tempat setiap hari?
Apa yang Tuhan mau saat ombak tak dijemput oleh pasir pantai?
Apa yang Tuhan mau saat tiang bumi ini selalu murka kapanpun angin mendekat?
Apa yang Tuhan mau saat anak Adam hanya inginkan cintanya tersampaikan tetapi tidak?
Mungkin Tuhan mau dalam surat itu tertulis alamatNya
Minggu, 20 April 2014
Hari ini Hari Minggu
Aku belum punya banyak pengalaman dalam hal menghindar
Tapi orang orang sudah mulai bertanya kepada ku tentang itu
Tidak jarang mereka sebenarnya sudah mengetahui jawabannya
Tiga masa aku berpikir kenapa mereka melakukan itu semua
Melangkah dari lantai paling atas sebuah gedung
Hingga sampai pada pasir pantai hitam pekat yang agung
Akhirnya kutemukan jawabannya di perjalanan pulang ke rumah
Ternyata mereka hanya ingin meyakinkan diri mereka
Yakin jikalau mereka memang melihat apa yang orang lain juga lihat
Lalu, aku?
Bahkan berjalan saja aku tidak melihat
Aku beruntung bisa pulang ke rumah
Senin, 13 Januari 2014
SAM MAP TA
Kembali ke dunia nyata setelah lima minggu kita yang mengatur waktu
Baru disadari bahwa ternyata dalam dua puluh empat jam, jika kita manfaatkan waktu secara maksimal-dengan jadual yang tepat-ternyata bisa diisi dengan kegiatan yang sepertinya butuh waktu seribu jam untuk diselesaikan.
Jangankan memikirkan makanan orang lain yang ada di luar sana, badan sendiripun sudah tidak dipedulikan lagi akan diperlakukan seperti apa.
Semua yang telah diberikan itu ternyata berguna untuk mengubah kemasan dan juga rasa dari isi yang ada di dalam aku.
Jikalau akan ada lagi tujuan perjalanan yang mengharuskan aku melewati jalan itu, maka kondisi terbaikku adalah saat di dunia luar sana sudah tidak ada lagi pijakan untuk merayap ke depan.
Tapi aku tak pernah berharap di dunia luar sana tidak ada pijakan apapun.
Baru disadari bahwa ternyata dalam dua puluh empat jam, jika kita manfaatkan waktu secara maksimal-dengan jadual yang tepat-ternyata bisa diisi dengan kegiatan yang sepertinya butuh waktu seribu jam untuk diselesaikan.
Jangankan memikirkan makanan orang lain yang ada di luar sana, badan sendiripun sudah tidak dipedulikan lagi akan diperlakukan seperti apa.
Semua yang telah diberikan itu ternyata berguna untuk mengubah kemasan dan juga rasa dari isi yang ada di dalam aku.
Jikalau akan ada lagi tujuan perjalanan yang mengharuskan aku melewati jalan itu, maka kondisi terbaikku adalah saat di dunia luar sana sudah tidak ada lagi pijakan untuk merayap ke depan.
Tapi aku tak pernah berharap di dunia luar sana tidak ada pijakan apapun.
Langganan:
Postingan (Atom)
