Minggu, 21 Mei 2017

Rembesan Tenda

Pagi buta
Ke kota hanya mampir
Tumpukan seng jadi gedung

Pagi duka
Absen hanya untuk pulang
Jam dinding serasa tak bergerak

Pulang malam
Hujan memeluk erat
Tas kerja pemulung makin berat
Topinya serasa tenda darurat

Waktu lambat
Usia berebut tempat
Kotaku masih saja gelap
Kemudian seperempat abad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar